Senin, 10 Desember 2012

terimakasih

tentu, dunia pasti mengerti bagaimana aku
tidak sempurna dan bayak kebodohan yang ku lakukan.
ya bodoh, menjadi manusia bodoh waktu aku melakukan salah itu
aku tau manusia punya batas dalam kesabarannya, tapi bisakah sedikit lebih lembut. tidak setajam ungkapan yang kamu tujukan saat itu. trauma aku dibaut oleh mu.
tolong, ini proses bukan? proses buat memintarkan dan cerdaskan aku!
bisakah suaramu di perbesar, agar aku bisa mendengarkan apa yang kamu inginkan.
terimakasih untuk tegurannya. cukup ini motivasi yang tepat tertancap dihati. terimakasih!

2 komentar: